Bacaan Doa Niat Puasa Dan Tata Cara Sholat

Lafadz Tata Cara Bacaan Doa Dalam Sujud Sahwi Latin Dan Artinya

Apa itu sujud sahwi ? adalah Berasal dari 2 kata yaitu sujud dan sahwi, asal kata di ambil dari bahasa arab sujud artinya menundukan kepala ke tempat yang lebih rendah yang menisyaratkan ketaatan atau ketundukan diri kepada sang maha kuasa. Sedangkan sahwi artinya lupa melakukan sesatu atau meninggalkan sebuah pekerjaan dengan tidak sengaja seperti ketika sholat terkadang seseorang lupa tida mengerjakan sebuah rukun atau pekerjaan sunnah. Jadi dapat di pahami bahwa sujud sahwi merupakan pekerjaan yang di lakukan dengan sebab lupa.

Dalam pengertian sujud sahwi di atas dapat di mengerti bahwa sujud sahwi boleh dilakukan jika ada sebab lupa tidak mengerjakan sesuatu dalam sholat. Jika tidak ada yang lupa atau sholatnya di lakukan secara sempurna maka tidak ada sujud sahwi, namun sebab tersebut di kategorikan berdasarkan tingkatan pekerjaan dalam sholat yaitu Meningalkan sunnah ‘Ab’ad atau bagian sunnah Ab’ad, Melakukan sesuatu, yang jika disengaja membatalkan shalat, tetapi tidak disengaja maka tidak batal, Melakukan rukun Qauliy (bacaan) bukan pada tempatnya, Menambah rukun Fi’liy (perbuatan) yang disertai adanya keraguan.

Sehingga apabila ingin mengetahui kategori lupa yang di haruskan untuk melakukan sujud sahwi ini harus memahami seputar sebab-sebab di atas, yang mana pembahasan tersebut telah kami bahas pada halaman lain secara lengkap. Termasuk juga pembahasan seputar bacaan lain misalnya ayat kursi dan beberapa pembahasan tentang sholat sunnah serta puasa. Sedangkan dalam artikel ini hanya akan memberikan ulasan seputar bacaan doa dalam sujud sahwi dan tata caranya.

Lafadz Tata Cara Bacaan Doa Dalam Sujud Sahwi Latin Dan Artinya

Di dalam sujud sahwi tidak bisa di lakukan secara sembarangan, harus memakai tata cara yang baik dan benar sebab selain dari bagian ibadah sholat juga memiliki hukum sunnah di kerjakan apabila sebab-sebab sujud sahwi terpenuhi. Termasuk hal penting memahami seputar pembahasan sujud sahwi ini sebab tidak menutup kemungkinan suatu saat tiba rasa lupa ketika sholat, silahkan lihat di bawah ini dengan cermat.

Tata Cara Sujud Sahwi

Mengerjakan sujud sahwi sama dengan sujud sholat pada umumnya dengan sebanyak 2 kali di lakukan, tidak syah apabila sujud sahwi hanya di lakukan 1 kali sujud saja. Adapun mengenai penempatan di lakukannya sujud sahwi ini yaitu sebelum salam, tetapi ada juga yang berdapat sujud sahwi ini di kerjakan sesudah salam. Tata cara sujud sahwi di lakukan dua kali sujud sebelum salam, dengan duduk di antara 2 sujud. Dan ketika sujud sahwi membaca doa.

Bacaan Doa Dalam Sujud Sahwi

سُبْحاَنَ مَنْ لاَيَناَمُ وَلاَيَسْهُ

Subhaana man Laayanaamu Walaayashu

Artinya : Maha suci Dzat yang tidak pernah tidur dan lupa.

Hadits Tentang Sujud Sahwi

إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ فَإِذَا نَسِيتُ فَذَكِّرُونِى؛ وَإِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ فَلْيَتَحَرَّ الصَّوَابَ فَلْيُتِمَّ عَلَيْهِ ثُمَّ لْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ

Artinya : Saya hanyalah manusia biasa. Saya bisa lupa sebagaimana kalian lupa. Jika saya lupa, ingatkanlah aku. Jika kalian ragu tentang jumlah rakaat shalat kalian, pilih yang paling meyakinkan, dan selesaikan shalatnya. Kemudian lakukan sujud sahwi. (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam pembahasan mengenai sujud sahwi sangat banyak sekali yang harus di pahami, bahkan apabila harus di uraikan secara detail tidak akan cukup dengan hanyasatu halaman seperti ini karena uraian yang berkaitan di dalam sujud sahwi ini begitu luas sekali. Maka dari itu jangan tanggung-tanggung belajar dan silahkan cari lagi pembahasan sama yang masih berkaitan dengan lafadz tata cara bacaan doa dalam sujud sahwi latin dan artinya, cara melakukan dan terjemahannya, tilawah, di lakukan sebanyak, kapan sebab dan lain sebagainya.

Bacaan Dzikir Sehari Hari Malam Setiap Saat Harian Pendek Yang Mudah

Bacaan Dzikir Sehari Hari Malam Setiap Saat Harian Pendek Yang Mudah - Dzikir adalah suatu hal yang harus senantiasa tertanam dalam jiwa setiap muslim, karena mengingat allah swt merupakan kewajiban yang harus ada setiap saat baik siang atau malam serta dalam berbagai keadaan. Perintah berdzikir banyak di singgung dalam ayat-ayat alqur'an dan hadits nabi saw, sehingga kedudukan mengingat allah dengan cara berdizir di wajibkan. Selain sebagai bentuk usaha mengingat sang pencipta agar tidak pernah lupa sedetik pun, keutamaan dari dzikir ini bisa membuat hati lebih tenang jauh dari rasa susah dan bingung.

Berbeda halnya dengan bacaan ayat kursi yang telah kami singgung pada tulisan sebelumnya, kedudukan dzikir ini lebih tinggi karena sebagai perwujudan dari jiwa ibadah dan bukti dari usaha mengingat serta mendekatkan diri kepada sang maha kuasa. Orang yang yang tidak lepas dari bacaan dzikir setiap waktu baik itu dalam hati atau secara lisan maka tidak hanya di jamin kehidupan dunia dengan keseamatan tetapi juga akan mendapat kebahagiaan akhirat serta kehidupannya akan tenang juga di hargai banyak orang jauh dari yang namanya susah.

Hakikat dzikir mencakup menyebut dan mengingat allah allah swt mengucapkan dengan lisan langsung terhubung dengan hati dan pikiran, ketika berdzikit antara lisan hati dan pikiran menyatu, itulah hakikat dzikir yang sebenar-benarnya. Tetapi meskipun membacakan dzikir hanya lisan saja tetap mendapatkan pahala tetapi tidak sempurna atau kedudukannya sangat rendah sebab seharusnya mengingat allah dengan kalimat dzikir harus sampai dengan hati sepenuhnya, ketika terucap kalimat dzikir hati hanya satu tujuan yaitu sang maha pencipta.

Bacaan Dzikir Sehari Hari Malam Setiap Saat Harian Pendek Yang Mudah

Lafadz la ilaha illallah merupakan kalimat paling tinggi dari bacaan dzikir yang harus senantiasa menghiasi bibir dan hati setiap insan muslim dalam berbagai keadaan dan situasi, ucapkan kalimat tersebut setiap saat. Tetapi pada halaman ini kami akan mengambil sebuah amalan dzikir atau wirid harian dari waliyullah Imam Ghazali, sebagaimana beliau pernah berkata bahwa diantara salah satu hal yang medorong keberhasilanku meraih kebahagiaan dan terlepas dari kesusahan yaitu bacaan wirid sebagai berikut:

Jum’at1000 Xيا اللهYa Allah
Sabtu1000 Xلا اله إلا اللهLa ilaha illallah
Ahad1000 Xيا حي يا قيومYa Hayyu Ya Qayyum
Senin1000 Xلاحول ولاقوة إلا بالله العلي العظيمLa haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adhim
Selasa1000 Xاللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله و صحبه وسلمAllahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wasallim
Rabu1000 Xاستغفر الله العظيمAstaghfirullahal adhim
Kamis1000 Xسبحان الله العظيم وبحمدهSubhanallahil adhim wa bihamdih

Selain lafadz laa ilaha illallah yang haru selalu hadir setiap saat kalian juga bisa mengamalkan bacaan dzikir sehari-hari di atas dari imam ghazali. Gapailah rahmat allah dan kebahagiaan dunia akhirat dengan dzikir, jangan sampai melalikannya meski hanya sedetik sebab hakikat setiap manusia hidup di dunia yaitu untuk mengingat allah, beribadah serta menjalankan perintahnya serta mengikuti sunnah utusannya yaitu baginda nabi saw. Silahkan kalian pahami lagi lebih jauh mengenai bacaan dzikir sehari hari malam setiap saat harian pendek yang mudah setelah sholat fardhu sesuai sunnah

Doa Surat Ayat Al Kursi Khasiat Bacaan Arab Latin Dan Artinya Lengkap

Doa Surat Ayat Al Kursi Khasiat Bacaan Arab Latin Dan Artinya Lengkap - Ayat Kursi yang memiliki arti singgasana adalah kalimat agung yang di ambil dari al qur'an surah albakarah ayat ke 255 yang di dalamnya menunjukan keagungan serta memafarkan tiga unsur tauhid seperti uluhiyah rububiyah dan asma serta sifatnya allah. Sebagai salah satu ayat yang di anggap istimewa maka banyak orang mengamalkan kalimat ini baik di jadikan doa khusus dalam suatu keadaan atau di amalkan sehari-hari.

Sebenarnya setiap huruf, kata dan kalimat yang berada dalam al-qur'an apabila di amalkan niat ikhlas karena allah semuanya tentu memiliki keutamaan luar biasa tidak hanya ayatul kursi ini saja. Tetapi melihat makna yang begitu dalam serta banyaknya hadits yang menjelaskan tentang manfaat ayat kursi, maka masyarakat pada umumnya lebih banyak mengamalkan doa ayat kursi ini dalam keseharian mereka baik di jadikan wirid sesudah sholat wajib atau atau pada waktu tertentu.

Selain memiliki anjuran untuk di baca setiap waktu karena termasuk salah satu ayat alqur'an, tetapi juga ayat al kursi ini di percaya mempunyai keistimewaan lebih dan bisa di jadikan sebagai amalan untuk menjaga diri, keluarga dan rumah dari gangguan syetan. Memang tidak salah apabila pandangan seperti ini menjadi keyakinan masyarakat, sebab memang diperjelas dalam salah satu kitab bernama kitab Addurrul Mantsur yang menyatakan hal seperti itu.

Doa Surat Ayat Al Kursi Khasiat Bacaan Arab Latin Dan Artinya Lengkap

Bahkan banyak sekali riwayat yang menyatakan tentang keutamaan dari ayat kursi ini, seperti membaca ayat kursi setara dengan membaca seperempat al-Qur’an, jika di bacakan setelah sholat fardhu maka tidak ada yang dapat mencegahnya masuk ke dalam surga, seseorang yang selalu mengamalkan ayat kursi maka dia tergolong pada ahli ibadah, apabila di baca sebelum tidur maka allah akan memberikan keamanan bagi dirinya, keluarga, tetanggnya dan rumah-rumah yang ada di sekitarnya.

Memang jika mnegkaji dari berbagai riwayat mengenai keutamaan dari membaca ayat kursi ini sangatlah banyak dan luar biasa, bahkan sangat sayang apabila satu ayat dari surat al-bakarah ini tidak bisa di amalkan dalam keseharian. Hanya dengan mengamalkan satu ayat saja maka tidak hanya sebatas akan bernilai ibadah membaca al-qur'an tetapi juga bisa mendapatkan berbagai keutamaan dan keagungan ayat kursi, mulai sekarang mari sama-sama untuk membaca ayat al kursi ini setiap waktu dengan niat karena allah semata.

Bacaan Ayat Kursi

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allahu laa-ilaaha-illaa huwal hayyul qayyum, Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa naum, Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh, Man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih, Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min ‘ilmihii illaa bi maa syaaa, Wasi’a kursiyyuhus samaa-waati wal ardha, wa laa ya-uuduhuu hifzhuhumaa Wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim.

Artinya : Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya) Tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dalam salah satu kitab tafsir sirajul munir karangan Imam Asy-Syarbini terdapat salah satu hadits riwayat Ibn Hibban dan an-Nasa’i yang bunyi artinya yaitu "Barang siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu, maka tidak ada yang dapat mencegahnya untuk masuk ke dalam surga kecuali kematian" Maksud kematian di sini adalah ketika dia mati tidak ada satupun yang bisa menghalangi untuk dia masuk kedalam surga.

Salah satu penjelasan ini membuktikan keagungan dari ayat kursi yang begitu luar biasa, bayangkan saja setiap waktu orang-orang berdoa meminta agar suatu saat nanti tergolong pada golongan orang yang masuk surganya allah, dan ternyata dengan mengamalkan ayat surah ini telah terjamin masuk surga. Sekarang silahkan pahami dengan benar apa saja yang berhubungan dengan doa surat ayatul ayat al kursi khasiat bacaan bahasa arab latin dan beserta artinya, tulisan indonesia lengkap terjemahan rumi khasiat, kelebihan, maksud, manfaat, fadilah, keutamaan, kegunaan dan yang lainnya.

Bacaan Doa Tata Cara Niat Mandi Wajib Junub Haid Besar Setelah Nifas Lengkap

Bacaan Doa Tata Cara Niat Mandi Wajib Junub Haid Besar Nifas - Mandi wajib adalah salah satu dari aktivitas bersuci guna bisa melaksanakan ibadah setelah seseorang melakukan penyebab khusus yang dapat menghalangi pelaksanaan ibadah tersebut baik itu karena junub, haid nifas bahkan wiladah atau melahirkan. Meskipun alat yang di gunakan sama dengan mandi biasanya yaitu air sabun serta membasuh seluruh badan, tetapi dalam mandi wajib ini ada ketentuan-ketentuan yang harus di penuhi oleh pelaksananya baik itu dari sisi tata cara bagaimana membasuh badan dengan air dan bacaannya niat mandi wajib serta doanya.

Jika seseorang baik itu laki-laki atau perempuan telah selesai dengan tiga kategori di atas yaitu junub haid serta nifas maka di wajibkan bagi dia untuk segera melakukan mandi besar. Dan apabila belum melakukannya maka orang tersebut tidak boleh melakukan peribadahan wajib maupun sunnah termasuk sholat karena pada dirinya masih terdapat yang di sebut dengan hadats besar, yang mana hadats tersebut hanya bisa hilang dengan mandi wajib wajib atau besar, lalu apa perbedaan antara junub haid dan nifas? bisa kita jelaskan sedikit di bawah ini, silahkan untuk di simak.

1. Junub

Junub atau dengan bahasa lain memiliki pengertian ringkas yaitu keluarnya air kenikmatan dari senjata tempur laki-laki atau perempuan, baik itu keluarnya karena mimipi basah, di permainkan dengan tangan oleh sendiri, bersentuhan dengan lawan jenis, karena penglihatan dan pikiran serta karena melakukan hubungan antara suami istri meskipun tidak sampai keluar air. Jika hal tersebut teradi pada di diri setiap orang maka wajib baginya untuk segera melakukan mandi wajib, misalnya ada seorang mimpi basah ketika tidur maka segeralah dia mandi ketika bangun.

Bacaan Doa Tata Cara Niat Mandi Wajib Junub Haid Besar Nifas

2 Haid

Seperti kita fahami bersama bahwa haid adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita ketika dia sudah menginjak umur dewasa, dan ini sudah menjadi kodrat umum yang pasti akan terjadi pada setiap wanita yang normal. Tetapi harus di ketahui juga bahwa tidak setiap darah yang keluar itu di namakan dengan haid sebab ada yang di namakan dengan darah penyakit, darah wildah atau nifas dan lain sebagainya. Untuk lebih memperjelas mengenai darah haid dan bagaimana penjelasan mengenai haid secara keseluruhan maka silahkan cari BAB mengenai haid tersebut.

Haid termasuk salah satu yang mewajibkan seseorang melakukan mandi wajib jika sudah selesai masa haidnya, jika tidak maka selain berdosa juga haram melakukan peribadahan. Dalam tata cara mandi haid ada dua ketentuan yang wajib di penuhi pertama membacaniat atau bermaksud dengan sengaja mandi wajib yang di hadirkan saat pertama kali membasuh bagian badah, sedangkan yang kedua yaitu membasuh selurh anggota badan hingga rata dengan air termasuk membasuh bulu atau rambut hingga pangkal kulitnya, lakukan mandi hingga benar-benar seluruh tubuh tersiram air.

Adapaun mengenai rambut yang rontok saat haid atau potongan kuku, sebaiknya di kumpulkaan yang kemudian nanti sama-sama untuk di basuh saat mandi, dan hal ini tidak hanya berlaku pada orang yang haid saja tetapi pada seluruh yang masih memiliki hadats besar. Pandangan ini mengacu pada salah satu keterangan yang terdapat dalam kitab al-Iqna’ karya Muhammad bin Ahmad al-Khatib asy-Syarbini (w.977 H) yang bunyinya sebagai berikut:

فَائِدَة قَالَ فِي الْإِحْيَاء لَا يَنْبَغِي أَن يحلق أَو يقلم أَو يستحد أَو يخرج دَمًا أَو يبين من نَفسه جُزْءا وَهُوَ جنب إِذْ ترد إِلَيْهِ سَائِر أَجْزَائِهِ فِي الْآخِرَة فَيَعُود جنبا

Artinya: Sebuah faidah; imam al-Ghazali berkata dalam kitab Ihya’ Ulumiddin: “Tidak sepantasnya bagi orang yang sedang junub (berhadas besar) untuk mencukur, memotong anggota tubuh, berhias, serta mengeluarkan darah dengan sengaja, karena anggota-anggota tubuh tersebut akan kembali nanti di akhirat dalam keadaan masih junub.

3 Nifas

Nifas adalah masa yang datang setelah melahirkan dengan di simbolkan keluarnya darah dalam waktu tertentu, untuk mengetahui tentang darah nifas maka secara ringkas bisa di ketahui dengan memakai tiga kata kunci pertama nifas terjadi setelah melahirkan, kedua keluar sebelum 15 hari sesudah melahirkan dan yang ketiga memiliki masa paling maksimal 60 hari. Tetapi untuk bisa membedakan antara darah nifas dan haid atau darah kotor maka pembahasan akan lebih luas, jadi sebaiknya cari bab khusus mengenai hal ini agar lebih jelas.

Tata Cara Mandi Wajib

Dalam tata cara pelaksanaan mandi wajib sebenarnya sangat mudah sekali, tetapi meskipun mudah tetap saja harus dengan kehati-hatian sebab nanti jika tidak benar mandinya tidak sah. Dalam mandi wajib ini terdapat dua ketentuan yaitu wajib dan sunnah, aktivitas wajib harus di penuhi oleh orang yang melaksanakan mandi wajib dan bila tidak maka mandinya tidak sah serta dia tidak sah melakukan aktivitas ibadah seperti sholat thawaf, membaca, menyentuh dan membawa Al-Qur’an dan yang lainnya. Berikut adalah tata cara mandi wajib.

1. Niat yaitu kesengajaan yang di hadirkan dalam hati untuk melakukan mandi wajib, serta lebih utama jika niat ini di ucapkan pada lisan. Serta ini menjadi salah satu rukun yang harus di penuhi oleh orang yang bermandi besar karena hadats yang di bacakan saat pertama kali basuhan air, misalnya saat pertama kali yang di basuh muka maka pada saat tersebut menghadirkan niat jika lupa maka ulangi lagi basuhannya. Berikut adalah bacaan niat selengkapnya.

Niat Mandi Wajib Setelah Junub

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul Ghusla Liraf'il Khadatsil Akbari Minal Jinaabati Fardhan Lillahi Ta'alaa

Artinya : Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala.

Atau

نَوَيْتُ اْلغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akhbari Fardhan Lillahi ta'aalaa

Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar Fardhu Karena Allah ta'aalaa

Niat Mandi Wajib Setelah Haid

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul Ghusla Liraf'il Khadatsil Akbari Minal haidi Fardhan Lillahi Ta'alaa

Artinya : Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haid, fardhu karena Allah ta'ala.

Niat Mandi Wajib Setelah Nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ النِّفَاسِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul Ghusla Liraf'il Khadatsil Akbari Minal nifasi Fardhan Lillahi Ta'alaa

Artinya : Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardhu karena Allah ta'ala.

2. Mengilangkan najis jika ada serta mengguyur seluruh bagian luar badan dengan air hingga rata termasuk juga bagian dalam bawah kuku, bulu atau rambut hingga pangkalnya serta semua kulit yang ada pada bagian luar harus terguyur air. Jika ada sebagian yang terlewat maka mandi harus di ulangi sebab tentunya masih tidak sah. Jadi dalam mandi ini harus benar-benar hati-hati jangan semberono, yakinkan seluruhnya sudah terbasuh air dengan benar, dan najis sudah di hilangkan jika ada.

Rukun atau kewajiban dalam amndi wajib hanya dua saja, adapun yang lainnya itu termasuk sunnah yang sebaiknya juga di lakukan misalnya seperti :

1. Ketika masuk ke kamar mandi, ambilah air lalu basuhlah tangan terlebih dahulu sampai 3 kali.

2. Bersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.

3. Berwudhu sebagaimana saat wudhu hendak shalat termasuk doa-doanyakemudian tutup dengan menyiram kedua kaki.

4. Awali mandi janabah dengan mengguyur kepala sampai tiga kali--bersamaan dengan niat.

5. Guyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali.

6. Badan sebelah kiri juga hingga tiga kali.

7. Menggosok-gosok tubuh

8. DLL

Dalam tata cara juga niat mandi wajib ini cukuplah mudah namun tetap harus hati-hati, silahkan kalian pelajari dengan baik sebab aktivitas yang satu ini sangat penting sekali guna menjalani peribadahan lainnya. Pembahasan mengenai hal ini sangat luas sekali apalagi yang berhubungan dengan haid serta nifas, maka dari itu silahkan pelajari lebih lanjut mengenai syarat rukun bacaan doa tata cara niat mandi wajib junub haid besar nifas wiladah yang benar menurut islam dan lainnya.

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Keutamaan Bulan Muharram 1441 H

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Tentang Keutamaan Bulan Muharram 1439 H - Bulan muharram adalah salah satu momen yang banyak di jadikan sebagai waktu untuk memperbanyak amal kebaikan oleh sebagian besar umat islam dunia. Karena muharram selain menjadi awal tahun baru hijriyah juga di dalamnya menyimpan berbagai keutamaan dan keistimewaan serta peristiwa-peristiwa penting, terlebih jika melihat pada tanggal sepuluhnya yang mana umat muslim di sunnahkan untuk menjalankan puasa sunnah.

Maka mudah-mudahan kita semua tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memupuk berbagai amal sholeh dalam rangka memperkuat dan mempertebal ketaqwaan dan keimanan. Apalgi jika mengingat saat-saat seperti ini hanya datang satu tahun sekali, sungguh termasuk orang yang rugi jika membiarkan bulan mulia ini hanya berlalu begitu saja. Umur tidak ada yang mengetahui kapan kita mati, bahkan tidak menutup kemungkinan esok hari ajal menjemput kita sehingga muharram yang akan datangpun tidak akan di rasakan lagi.

Para pembaca yang budiman. alhamdulillah menjadi suatu kebahagiaan tersendiri bagi kami, masih di beri kesempatan untuk berbagi khutbah jum'at singkat yang akan di beri judul tantang peristiwa tanggal 10 muharram. Kami ambil pembahasan ini karena pada saat tersebut menyimpan sebuah sejarah penting yang harus di ketahui oleh seluruh umat islam, terlebih untuk di jadikan sebuah pengetahuan yang mampu mendorong ketaqwaan seseorang kepada rabbnya, tapi sebelumnya kami mohon maaf jika semuanya di tulis dalam bahasa indonesia tidak di sertai tulisan arab, di karenakan fasilitas yang kami punya belum mendukungnya, Berikut contoh khutbah selengkapnya.

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Terbaru 2017 Keutamaan Dan Periatiwa Tanggal 10 Muharram

Contoh Khutbah Jum'at Tentang Peristiwa Tanggal 10 Muharram

Khutbah Pertama

الْـحَمْدُ لِلهِ الَّذِي خَلَقَ كُلَّ شَيْء فَقَدَّرَهُ تَقْدِيْرًا وَأَتْقَنَ مَا شَرَعَهُ وَصَنَعَهُ حِكْمَةً وَتَدْبِيْرًا، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَكَانَ اللّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَرْسَلَهُ إِلَى الْـخَلْقِ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا وَدَاعِيًا إِلَى اللهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ وَسَلَّمَ تَسْلِيْماً كَثِيْرًا.
أمَّا بَعْدُ: أَيُّهَا النَّاسُ اتّقُوْا رَبَّكُمْ واعْلَمُوْا مَا لِلهِ مِنَ الْـحِكْمَةِ الْبَالِغَةِ فِيْ تَعَاقُبِ الشُّهُوْرِ وَالأَعْوَامِ.
قَالَ اللَّهُ تَعَالَى :أَعُوْذُبِااللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ ، بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Hadirin ahli jum'at yang sama-sama mencari ridho allah

Setelah kita melantunkan kalimat fuzi kepada sang maha widi allah swt, shalawat kepada nabi muhammad saw, keluarga beserta sehabatnya. menjadi suatu tugas begi seorang khotib mengajak kepada para jamaahnya, untuk bersama-sama bertaqwa kepada allah swt yang sebenar-benarnya, taqwa yang penuh dengan arti, taqwa yang mampu memenuhi perintah allah, taqwa yang mampu meninggalkan larangannya takwa yang bisa membawa bertambahnya rizki yang halal dan taqwa yang bisa menjadi bekal nanti saat kita tiba pada saatnya kematian. Sebab hanya dengan bertaqwa yang sesungguh-sungguhnya yang akan menuntun kita kepada jalan kemuliaan dan kebahagiaan dunia maupun akhirat.

Hadirin Ahli jum'at yang di ridhoi allah

Perlu kita ingat, Apa sebabnya bulan muharram ini di jadikan sebagai tahun baru oleh seluruh umat islam di dunia ?. pada tahun ka tiga belas, setelah baginda nabi di angkat menjadi seorang nabi dan rosul, beliau mendapatkan sebuah wahyu dari allah swt yang berupa perintah untuk melaksanakan hijrah ke kota madinah, selama selama tahun tersebut perkembangan dakwah islam di makah tidak mengalami kepesatan, terlebih keselamatan baginda rosul malah terancam. Setelah nabi wafat pemerintah madinah memerintahkan kepada para ahli khusunya yang memili pengetahuan dalam sejarah dan hukum yang mengatur berjalannya kemakmuran negara, agar merumuskan tarikh hijriyah yang tahun barunya pada bulan muharram. Menurut para ahli tersebut pada bulan muharram memiliki sejarah yang sangat istimewa yaitu terdapatnya hari asyura pada tanggal 10 muharram serta pada hari tersebut tersimpan peristiwa-peristiwa yang begitu gemilang seperti.

1. Di terima taubatnya nabi Adam AS, oleh allah swt.
2. Nabi idris as di angkat derajatnya
3. Selamatnya nabi Nuh As dari bahaya banjir
4. Di selamatkannya nabi ibrahim as dari kobaran api raja namrud
5. Di selamatkannya nabi yusup as dan di keluarkannya dari penjara yang di sebabkan oleh fitnah
6. Selamatnya nabi musa as dan para pengikutnya dari kejaran tentara firaun
7. Hancur dan porak porandanya kekuatab firaun serta di tenggelamkannya di laut yang telah di sebrangi oleh nabi musa.

Sejarah tersebut merupakan sebagian peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 10 bulan muharram atau asyura, yang mana pada hari tersebut nabi muhammad saw memerintahkan kepada seluruh kaum muslim untuk senantiasa mengagungkannya terutama dengan cara melaksanakan puasa sunat pada tanggal 9 dan 10 nya. Sebagaimana dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh mu'awiyah bin abi supyan Berkata :

سمعت رسول الله – صلى الله عليه وسلم – يقول:  هذا يوم عاشوراء ولم يكتب الله عليكم صيامه وأنا صائم، فمن شاء فليصم ومن شاء فليفطر  

Sami'tu rosululloh saw, yaqulu : Inna Hada yaumu 'asyuuraa wa lam yuktab 'alaikumu siyaamuhu wa anaa shooimu, faman saa,a shooma wa man saa,a afthoro.

Artinya : Aku mendengar rosululloh saw bersabda : Hari ini adalah hari asyura dan allah tidak mewajibkan kalian berpuasa pada harini, tetapi aku berpuasa. Maka barang siapa di antara kalian ingin berpuasa, maka berpuasa lah, dan barang siapa di antara kalian ingin berbuka maka silahkan tidak berpuasa.

Hadirin Ahli jum'at yang di berkahi allah

Menurut sejarah, ketika suatu saat nabi tiba di kota madinah, beliau mnadapati kaum yahudi sedang melaksanakan puasa dan hari itu pun tanggal 10 muharram yang merupakan tanda syukur mereka telah di selamatkan dari musuhnya, serta nabi musa berpuasa pada hari tersebut. karena nabi merasa lebih berhak terhadap musa lekas memerintahkan kepada para sehabatnya untuk berpuasa. Sebelum beliau wafat nabi berencana untuk tidak hanya pada tanggal 10 saja tetapi dengan tanggal 9 nya, belum juga tiba pada tahun depan beliau telah wafat.

Hadirin yang di rahmati allah

Muharram termasuk pada bulan haram atau yang di muliakan oleh allah swt, bahkan rosululoh saw bersabda yang artinya :

Barang siapa yang melaksanakan puasa di bulan muharram selama tiga hari yaitu kamis jum'at dan sabtu. maka fahalanya seperti orang yang beribadah selama tujuh ratus tahun. (HR. Atthabrani Dari Abbas)

Hadirin Kuam Muslimin Yang di Rahmati allah

Dengan datagnya bulan muharram ini, menjadi suatu keuntungan besar bagi mat muslim untuk mengisi bulan mulia ini dengan berbagai kebaikan dan amal shalih, baik itu berupa shadaqah, meramaikan tempat-tempat keagaan, menyantuni fakir miskin, anak yatim dan memperbanyak ibadah-ibadah sunat lainnya. Agar nanti ketika kita tiba pada satnya kemabali pada tempat asal yaitu akhirat sudah siap engal bekalnya. Dan yang terakhir jangan pernah kita lpa untuk selalu memohon dan mendekatkan diri kepada allah swt, agar selamanya kita selalu di tuntun dan di bimbing di jalannya serta selalu di beri kkuatan untuk melaksanakan peintah dan menjauhi larangannya.

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَاحْذَرُوا ۚ فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّمَا عَلَىٰ رَسُولِنَا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ

Artinya : Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul-(Nya) dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang (Al-Maidah : 92)

Barakallohuli wa lakum bilqur aanil adzim, wanafa'anii wa iyyakum bimaa fiihi minal aayaati wadzikril hakim, wa taqobbala minni waminkum tilaa watahu, innahu huwas samii'ul 'aliim, aquulu qouli hada wastaghfiruuhu innahu huwal ghofururrohiim.

Demikianlah sedikit dari pembahasan mengenai seputar contoh teks khutbah jum'at bulan muharram serta di dalamnya mencakup keutamaan dan keistimewaan dari muharram. Mudah mudahan apa yang kami sajikan ini menjadi rekomendasi terbaik bagi anda khususnya yang di bulan ini akan menjadi khotib jum'at, silahkan untuk di gunakan dengan sebijak-bijaknya dan sebaik mungkin, serta mohon maaf apabila banyak kekurangan terlebih jika ada kesalahan.

Contoh Teks Khutbah Jum'at Bulan Safar Singkat Terbaru Tentang Menjaga Amanat

Contoh Teks Khutbah Jum'at Bulan Safar Singkat Terbaru - Khutbah pada shalat jum'at, menjadi salah satu rukun yang harus di tunaikan dan di laksanakan oleh imam atau orang yang di tunjuk untuk mewakilinya. Jika pada jum'at tidak ada khutbah, maka tidak sah shalatnya.

Berbeda dengan khutbah dua hari raya, pada sholat jum'at ini khutbah di laksanakan sebelum melaksanakan shalat sedangkan di hari raya di kerjakan setalahnya, namun keduanya tersebut memiliki persamaan yaitu terdapat khutbah pertama dan kedua. Nah maka dari itu kami di sini akan sedikit berbagi kepada anda, barang kali ada yang sedang mencari referensi khutbah jum'at di bulan safar ini.

Banyak sekali orang yang menganggap bahwa safar ini termasuk bulan sial, sehingga di antaranya ada yang mempercayai tidak di perbolehkan menikah, tidak bagus untuk di jadikan bulan hajatan, dan banyak lagi pandangan-pandangan lainnya. Hal ini di bantah oleh sebuah hadist yang artinya.

Contoh Teks Khutbah Jum'at Bulan Safar Singkat Terbaru Tentang Menjaga Amanat

“Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa” (HR. Bukhari).

Di dalam islam semua bulan itu bagus, tidak ada bulan sial, yang membuat bulan itu sial yaitu tingkah laku manusia itu sendiri, jadi anggapan-anggapan yang tidak masuk akal tersebut di bantah oleh hadist di atas. Nah untuk khutbah jum'at singkat selengkapnya silahkan di cermati di bawah ini.

Khutbah 1 Pertama

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَآأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di Berkahi Allah

Mengawali khutbah jum'at pada kesempatan yang mulia ini, saya berpesan kepada para jamaah sekalian, khususnya kepada diri saya sendiri, marilah kita terus menerus meningkatkan iman dan taqwa kepada allah swt, dengan selalu mentaati dan menunaikan segala yang di perintahkan dan menjauhi segala yang di larang olehnya, dengan penuh kesadaran, kesabaran dan keikhlasan hati karena allah semata. Dengan demikian mudah-mudahan kita termasuk ke dalam golongan hambanya yang beruntung, selamat dan bahagia di dunia, utamanya di akhirat.

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di Berkahi Allah

Ketika allah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, semuanya tidak bersedia karena merasa khawatir akan menghianatinya, tetapi kemudian amanat itu di terima oleh manusia.

Firman Allah swt:

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

Inna 'arodnaal amaanata 'alaas-samaawaati walardhi waljibaali faabaina ayyahmilnahaa wa asyfaqna minhaa wahamalahaal insaanu innahu kaana dholuumanjahuulan.

Artinya : Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan menghianatinya, dan di pikullah amanat itu oleh manusia, sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh (QS.Al-Ahzab:72).

Sebagai orang yang beriman, kita berkewajiban menjaga dan memelihara amanat dengan yang sebaik-baiknya, menjaga amanat merupakan sifat para malaikat muqarrabin, para nabi dan rosul serta menjadi ciri khas orang-orang yang baik dan bertaqwa.

Allah Swt Berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

innal-llaha ya,murukum an tuaddul amaanaati ilaa ahlihaa wa idaa hakamtum bainan-naasi antahkumu bil'adli innalloha ni'immaa ya'idhukum bihi innallaha kaana syamii'an basiira

Artinya : Sesungguhnya allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhaq menerimanya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil, sesungguhnya allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu, sesungguhnya allah maha mendengar lagi maha melihat.(QS.An-Nisa:58)

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di Berkahi Allah

Menurut para ahli tafsir ayat tersebut mengandung banyak hal dari pokok-pokok syari'at agama. Ayat tersebut bersifat umum mengenai seluruh orang mukallaf baik yang menjabat sebagai penguasa maupun yang tidak, adalah menjadi kewajiban bagi penguasa untuk melakukan pembelaan dan berlaku adil terhadap orang yang teraniaya dan menjelaskan hak-haknya, yang demikian itu adalah amanat. Menjaga harta kaum muslimin, terutama harta anak yatim. Para ulama berkewajiban mengajarkan hukum-hukum agama kepada manusia secara umum, ini juga merupakan amanat yang harus di jaga oleh mereka dan menjadi prioritas utama yang harus di tunaikan. Orang tua berkewajiban menjaga anaknya dengan memberikan pendidikan sebaik-baiknya, ini adalah amanat baginya.

Semua itu merupakan amanat yang harus di tunaikan dengan yang sebaik-baiknya, karena kelak akan di mintai pertanggung jawabannya. Nabi saw pernah bersabda yang artinya:

"Dari ibnu umar ra, ia berkata, saya pernah mendengar rosululloh saw bersabda, Kamu semua adalah pemimpin yang akan di mintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, imam adalah pemimpin yang akan di mintai pertanggungjawabannya atas rakyat yang di pimpinnya, orang laki-laki (suami) adaah pemimpin bagi keluarganya, ia akan di mintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin di dalam rumah suaminya ia akan di mintai pertanggung jawaban atas epemimpinannya. Pelayan adalah pemimpin (menjaga) harta majikannya, ia akan di mintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, Dan kamu semua adalah pemimpin dan akan di mintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya (Muttafaq alaih).

Dalam hadist lain nabi saw bersabda:

لا دِينَ لِمَنْ لا عَهْدَ لَهُ وَلا إِيمَانَ لِمَنْ لا أَمَانَةَ لَهُ

Laa diina liman laa 'ahda lahu wa laa iimaana liman laa amanata lahu

Artinya : Tidak ada agama bagi yang tidak menepati janji, dan tidak ada iman bagi yang tidak mempunyai amanat “ (HR Ahmad, hadist shahih)

Pada hari kiamat kelak, setap orang akan di datangkan di hadapan allah swt, kemudian allah swt berfirman "apakah kamu telah menyampaikan amanat si fulan? Dia menjawab: "Tidak Ya Tuhanku." Maka allah memerintahkan kepada seorang malaikat memegang tangannya dan menyeretnya ke neraka jahanam. Lalu matanya di perlihatkan terhadap amanat yang ada di jurang neraka jahanam. Maka ia turun hendak mengambil amanat itu selama 70 tahun, sehingga ia sampai kedalam jurang itu. Kemudian ia naik kembali dengan membawa amanat itu, sesampainya di atas, kakinya terpeleset sehingga ia jatuh ke dalam lagi, ia naik lagi dan jatuh lagi, begitu seterusnya, hingga belas kasih tuhan berkenen menghampirinya, melalui syafaat nabi terpilih muhammad saw, Sampai akhirnya si pemilik amanat tersebut merelakannya.

Rosululloh saw juga bersabda: "Umatku akan senantiasa dalam kebaikan, selama tidak memandang amanat sebagai keuntungan dan sedekah sebagai kerugian.

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di Berkahi Allah

Demikianlah khutbah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan kita tergolong orang yang dapat amanat dengan yang sebaik-baiknya dan mendapatkan ridha allah swt, bahagia hidup baik di dunia, utamanya di akhirat, Amin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْم،أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْم

Khutbah Ke 2 Dua

اَلْحَمْدُ لله عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِه، وَأَشهَدُ أَن لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِه، وأَشهدُ أنَّ نَبِيَّنَا مُحمَّدًا عَبدُهُ وَرَسُولُهُ اَلدَّاعِي إِلى رِضْوَانِه، أَمَّا بَعْدُ :
فَيَا عَبَادَ الله، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلاَ تَـمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون:
ثُمَّ صَلُّوا وَسَلِّمُوا عَلَى الْهَادِي الْبَشِيْر، وَالسِّرَاجِ الْـــمُنِيْر، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبَ الْفَضْلِ الْكَبِيْر. فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ: ﴿إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً﴾
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إنَّكَ حَمِيْدٌ مَـجِيْد، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْـخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْن، أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيّ، وَعَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعَيْن، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِمَنـِّكَ وَكَرِمِكَ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْن .
اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإسَلَامَ وَالْـمُسْلِمِيْن وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْـمُشْرِكِيْن .
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. والْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Itulah di antara khutbah jum'at di bulan safar ini tentang menjaga amanah, untuk referensi lainnya bisa anda lihat di khutbah jum'at maulid nabi dan lain sebagainya, semoga bermanfaat, meskipun pambahasannya sangat singkat dan padat.

Artikel Hukum Syarat Keutamaan Orang Yang Qurban Idul Adha Dalam Islam Lengkap

Artikel Hukum Syarat Keutamaan Orang Yang Qurban Idul Adha Dalam Islam Lengkap - Pengertian dari qurban apablia dilihat dari definisi bahasa adalah dekat tujuannya yaitu mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa dengan cara memenuhi sebagian dari perintahnya. Sedangkan jika melihat dari penafsiran sehari-hari masyarakat qurban berarti menyembelih hewan tertentu yang sudah di tetapkkan jenisnya pada saat hari raya idul adha tanggal 10 atau 11 12 dan 13 dzulhijjah, maka lebaran ini juga sering di sebut dengan hari raya qurban.

Untuk hukum dari mengeluarkan hewan qurban adalah sunnah muakkad atau lebih di anjurkan terutama bagi yang sudah mampu mengeluarkannya, bahkan baginda nabi selama hidupnya tidak pernah meninggalkannya mulai dari di syariatnya qurban. Ketetapan hukum sunnah berqurban juga di perkuat lagi oleh imam malik dan syafi'i akan tetapi imam hanafi memberikan pendapat bahwa mengerjakan ibadah qurban hukumnya wajib bagi yang mampu dan tidak sedang bepergian.

Dalam permasalahan qurban banyak hal yang harus di ketahui selain doa qurban termasuk juga ketentuan atau syarat hewan dan orang yang berqurban. Di mana tidak semua binatang ternak bisa untuk dijadikan qurban tetapi di antaranya unta yang sudah memasuki umur sempurna 5 tahun masuk 6 tahun. Sapi sudah sempurna umur 2 tahun masuk 3 tahun, kambing sudah sempurna 1 tahun masuk ke 2 tahun. Apabila syarat ukuran umur tidak di penuhi maka di pastikan qurbannya tidak sah menurut syariat.

Artikel Hukum Syarat Keutamaan Orang Yang Qurban Idul Adha Dalam Islam Lengkap

Sedangkan ketentuan syarat yang di penuhi oleh orang yang berqurban di antaranya niat ketika menyembelih atau menentukan dulu hewan yang akan di qurbankan, dan niat ini juga bisa di wakilkan kepada orang lain asal yang mewakilinya sudah baligh. Sedangkan untuk laki-laki di sunnahkan hewan di sembelih oleh sendiri tetapi bagi wanita di sunnahkan di wakilkan dan di sunnahkan juga menyaksikan penyembelihan berlangsung.

Maih dalam permaslaahan dari ketentuan berqurban, Bagaimana jika ingin berqurban untuk orang lain? dalam hal ini tidak di perbolehkan sesorang memberikan qurban untuk orang lain meski bagi yang sudah mati apabila tidak ada izinya, namun apabila sudah ada izin dari orang yang di berikan qurban maka di perbolehkan atau seperti contoh seseorang berwasiat sebelum meninggal untuk berqurban bagi dirinya maka ini boleh bahkan harus.

Tetapi ada juga yang tidak harus tanpa izin atau pengecualian dari yang ada pada pembahasan paraghraf sebelumnya di atas yaitu qurban dari wali orang yang mengurus harta seseorang yang tercegah hak untuk mengelola harta misal orang gila. Dan qurban dari seorang imam atau pengurus pimpinan muslim untuk umat muslim yang di ambil hawan qurbannya dari kas negara atau baitul mal.

Ibadah qurban adalah bentuk kesunnahan yang memiliki hakikat sebagai sarana mendekatkan diri dan taat terhadap perintah allah swt. Yang mana qurban ini juga memiliki keutamaan dan hikmah cukup tinggi selain dari bentuk syiar juga menjadi ibadah yang lebih di cintai oleh allah pada saat hari raya idul adha, sebagaimana tertuang dalam salah satu hadits yang berbunyi sebagai berikut.

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya : Aisyah menuturkan dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda, “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117).

Keutamaan Hikmah Berqurban

1. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah

2. Berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam

3. Berkurban adalah ibadah yang paling utama

4. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim

5. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban

6. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang

7. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa

8. Qurban Ibadah Madhah sekaligus Ghairu Madhah

Qurban juga menjadi salah satu bukti bahwa kita masih memiliki kepedulian terhadap fakir miskin dan orang-orang yang tidak punya, karena dengan adanya penyembelihan qurban pada hari raya idul adha setidaknya orang miskin akan merasa gembira bisa menikmati makanan enak di hari raya. Maka dari itu syarat qurban salah satunya harus lebih banyak di bagikan pada kaum miskin meski boleh juga di konsumsi sedikit oleh orang yang berqurban dan boleh juga memberi orang kaya namun yang miskin harus di utamakan.