Khutbah Idul Fitri 2018 Materi Singkat Pilihan Terbaik Sedih Yang Menyentuh Hati Terbaru

Khutbah Idul Fitri 2018 Materi Singkat Pilihan Terbaik Sedih Yang Menyentuh Hati Terbaru - Ada beberapa bagian orang yang sedikit kebingungan ketika di beri tugas untuk membawakan khutbah idul fitri. Alasannya entah itu karena hari raya idul fitri menjadi waktu istimewa sehingga dalam pembawaan khutbah pun harus sangat maksimal atau yang lainnya, namun yang pasti dalam membawakan khutbah nyatanya tidak cukup menguasai syarat rukun tetapi juga harus pandai membawakannya.


Bagi seseorang yang diberikan tugas untuk membawakan khutbah idul fitri baik dia sorang ustadz atau kiyai, memiliki pengetahuan lebih dari yang mendengarkan menjadi suatu tuntutan yang benar-benar harus di kuasai baik itu materi isi khutbah yang akan di bawakan meliputi pembahasan dalil hadits qur'annya hingga harus pandai berbicara sehingga pembawaah isi khutbah bisa di terima dengan mudah olah para jamaah sebagai pendengar.

Jika yang membawakan khutbah idul fitri seorang ustadz atau kiayi, sudah tidak perlu lagi di ragukan tentang keilmuannya baik itu dalam menyampaikan isi hadits atau ayat al-qur'annya. Namun di sisi lain terkadang di antaranya yang susah mencari rujukan materi pembahasan yang harus di sampaikan dan bagaimana tata cara bahasa yang akan di sampaikan agar bisa sesuai dengan keadaan dan kondisi seperti halnya pada khutbah jumat dan khutbah yang lainnya.

Nah oleh sebab itulah, kami mencoba memberikan sebuah contoh materi pembahasan untuk khutbah idul fitri yang bisa di jadikan sebagai panduan terbaik. Meski pada dasarnya kami juga tidak begitu mahir dalam merangkai bahasa untuk penyampaian khutbah agar orang yang mendengarkan bisa merasa sedih terbawa suasana pembahasan sehingga masuk pada tiap hati para pendengar, semoga saja khutbah idul fitri singkat ini dapat membantu kalian semua.

Materi Singkat Khutbah Idul Fitri Pilihan Terbaik Sedih Yang Menyentuh Hati

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ كُلَّمَا هَلَّ هِلاَلٌ وَاَبْدَرَ اللهُ اَكْبَرْ كُلَّماَ صَامَ صَائِمٌ وَاَفْطَرْ اللهُ اَكْبَرْكُلَّماَ تَرَاكَمَ سَحَابٌ وَاَمْطَرْ وَكُلَّماَ نَبَتَ نَبَاتٌ وَاَزْهَرْوَكُلَّمَا اَطْعَمَ قَانِعُ اْلمُعْتَرْ. اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَ للهِ اْلحَمْدُ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَ اْلفِطْرِ بَعْدَ صِياَمِ رَمَضَانَ وَعْيدَ اْلاَضْحَى بَعْدَ يَوْمِ عَرَفَةَ. اللهُ اَكْبَرْ (3×) اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الشَّافِعُ فِى اْلمَحْشَرْ نَبِيَّ قَدْ غَفَرَ اللهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ. اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ اَذْهَبَ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ. اللهُ اَكْبَرْ. اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Sebulan lamanya sudah di lalui dengan mengerjakan kewajiban puasa ramadhan yang di sertai dengan amalan sunnah lainnya baik itu berupa shalat tarawih dan bacaan-bacaan lain, hal tersebut mengandung arti bahwa sesungguhnya diri kita semua sudah sukses atau lulus memenuhi latihan rohani yang mana pekerjaan selama ramadhan tersebut akan memberikan manfaat besar kepada kita berupa keimanan dan ketaatan kepada allah swt yang tertanam lebih kuat dalam hati setiap orang beriman dan juga ramadhan tersebut merupakan suatu sarana untuk melatih jasmani agar lebih terbiasa sehat.

Jika seandainya kita cermati baik, bawha sesungguhnya ibadah puasa kita selama bulan ramadhan merupakan suatu hakikat yang di antaranya yaitu :

1. Merupakan suatu pembuktian atas kuatnya keimanan orang-orang yang berpuasa, sampai-sampai mereka rela menahan lapar seharian, menahan dahaga, menahan rasa cape, meskipun begitu mereka tidak pernah berhenti membaca al-qur'an serta hal-hal yang lainnya. Sebaliknya jika keimanan orang tersebut lemah, maka bisa saja di depan orang-orang mereka mengaku puasa padahal ketika di rumah sendiri atau di tempat sepi dia makan seenaknya, minum se enaknya serta hal-hal yang melanggar puasanya. Oleh karena itu, benar dengan apa yang di dawuhkan allh swt dalam hadist qudsi yang berbunyi

الصوم فإنه لي وأنا أجزي به

sesungguhnya puasa itu untuk-Ku (benar atau tidaknya puasa hanya alloh yang tahu) dan Aku akan membalasnya dengan itu.

2. Puasa merupakan suatu sarana untuk melatih batin, memperbaiki akhak serta budi pekerti setiap kaum muslim, baik itu dari mengumbar amarah, melajur hawa napsu, ucapan tingkah laku dan yang lain sebagainya, serta melatih agar mereka bisa disiplin terhadap segala peraturan, baik itu waktu ketika makan minum, dan hal yang lainnya, yang mana hal tersebut telah di tentukan waktunya. Serta bisa menghargai waktu tidak pernah berani korupsi dalam waktu, meski sedetik pun terutama ketika menyangkut masalah ibadah.

Selanjutnya kita itu di perintah oleh alloh swt, agar kita bisa hidup terbiasa menahan diri dari hal-hal duniawi, agar hal tersebut bisa membenahi masalah kehidupan, terutama kaum fakir dan miskin supaya orang kaya tidak merasa dia kaya sebab dalam puasa semuanya sama, begitu juga oorang miskin tidak merasa dia miskin karena orang kaya pun sama menahan lapar, jika hal tersebut tidak ada maka yakin akan bisa menimbulkan kekacauna atau keributan di tengah-tengah masyarakat yang akhirnya terjadi perampokan, ada nya maling, peperangan serta hal yang lainnya, Maka sangat pas jika puasa ini di jadikan sebagai sarana penyeimbang anatara yang miskin dan yang kaya.

Sebagaimana dalam sebuah hadist di katakan :

"Sesungguhnya kefakiran itu mendekatkan terhadap ke kufuran"

Sebab biasanya, ketika seseorang banyak di landa kesusahan baik itu karena tidak cukup dalam hal perekonmian atau hal yang lainnya maka hati dan pikirannya gelap, sehingga dirinya akan terdorong melakukan hal-hal yang melnggar norma-norma agama, akan lupa pada kebenaran sebab kemiskinan melanda kepadanya, meskipun begitu tidak sedikit pula rang kaya, yang karena kekayaannya itu lupa terhadap jati dirinya sebagai hamba alloh sehingga semakin hari dia semakin haus akan kekayaan sehingga segala cara pun di halalkan. Oleh karena itu

Allohu Akhbar, Allohu Akhbar, Allohu Akhbar

Pada malam dan hari raya idul fitri, seluruh umat muslim di seluruh dunia di sunatkan untuk mengumandangkan takhbir, yang mana bertujuan untuk mengangungkan nama alloh swt sebab tiada yang maha agung kecuali beliau, yang mana keagunganya tidak ada bandingannya. Ke agungan manusia hanya saat dia mempunyai pangkat, kepintaran dan ke kayaan yang mana kesemuanya itu juga milik alloh, alloh maha kuasa yang patut kita agungkan setiap saat.

Selanjutnya di pagi hari idul fitri kita juga di sunatkan untuk melaksanakan sholat ied atau shalat idul fitri yang mana shalat tersebut di akhiri dengan berjabat tangan yang merupakan dari simbol kita saling memaafkan atas segala dosa yang pernah di lakukan sesama manusia.

Allohu Akhbar, Allohu Akhbar, Allohu Akhbar

Maka jika umat muslim telah melaksanakan segala peribadan selama bulan ramadhan yang di akhiri dengan shalat idul fitri di hari lebaran maka bisa di katakan diri mereka idu fitri atau kembali suci, putih, bersih seperti bayi. dalam arti mereka kembai seperti setelah mereka di lahirkan yang tidak mempunyai dosa sama sekali.

Allohu Akhbar, Allohu Akhbar, Allohu Akhbar
Hadirin kaum muslimin roohimakumullooh

Seandainya jika kita bisa memahami serta mencermati arti dari puasa, zakat fitar dan hal-hal lainnya selama bulan ramadhan hingga hari ini maka semua itu bisa kita ambil kesimpulan bahwa semua itu merupakan suatu pembelajaran serta pelatihan mental batin yang begitu sangat besar, yang bertujuan agar kita bisa benar-benar lebih serius lagi dalam hal peribadahan ka alloh swt.

Allohu Akhbar, Allohu Akhbar, Allohu Akhbar

Mungkin hanya itu saja khutbah idul fitri kali ini, semooga kita semua bisa mengabil hikmah dari semua yang kami sampaikan tadi.

Nah itulah contoh dari khutbah idul fitri yang bisa kami tulis kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan. mohon maaf atas keterbatasan dalam pembahasannya, juga mohon maaf atas segala penyampaiannya yang banyak kesalah.