Pengertian Keistimewaan Tanda-Tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar Jatuh Pada Tanggal

Pengertian Keistimewaan Tanda-Tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar Jatuh Pada Tanggal - Keberadaan bulan ramadhan yang hanya datang 1 kali dalam setahun ternyata tidak hanya memiliki keistimewaan karena adanya puasa wajib saja, serta di lipat gandakannya amal kebaikan sekecil apapun. Tetapi juga memiliki satu malam yang begitu istimewa serta memiliki keutamaan luar biasa dimana kabarnya apabila sesorang di takdirkan bisa bertemu dengan malam tersebut lalu berdoa maka dia akan langsung terkabul serta hidupnya akan selalu dalam keberuntungan.

Sehingga bukan menjjadi suatu hal yang perlu di asingkan lagi apabila hampir setiap umat islam selama ramadhan selalu berlomba-lomba ingin bisa betemu dengan malam tersebut salah satu caranya dengan mengamalkan doa lailatul qadar hampir setiap waktu selama ramadhan. Tetapi sayang pada kenyataannya tidak semua orang bisa di beri kesempatan menjumpai malam istimewa tersebut, terlebih lagi turunnya lailatul qadar tidak bisa dengan pasti di ketahui.

Memang bisa di katakan bahwa terjadinya saat lailatul qadar tidak bisa di ketahui apakah sekarang sedang berlangsung atau tidak, sebab kebanyakan para ulama hanya memberikan penjelesan tanda-tandanya saja dan prediksi wakt kedatangannya. Tidak ada yang memberi kepastian malam atau hari apa lailatul qadar untuk tahun ini, tidak bisa di pastikan sebagaimana mengetahui waktu lainnya. Namun dengan begitu justru memberi sebuah pelajaran penting untuk umat islam bahwa jika mereka ingin berkesempatan berjumpa dengan lailatul qadar berarti caranya hanya satu, yaitu harus benar-benar beribadah kepada allah sepenuh hati dengan iklas dan sabar semata-mata karena allah.

Pengertian Keistimewaan Tanda-Tanda Turunnya  Malam Lailatul Qadar Jatuh Pada Tanggal

Tetapi agar bisa menjadi sebuah pemahaman terdapat beberapa keterangan yang menyatakan bahwa malam lailatul qadar turunnya pada tangga 27 ramadhan atau ada juga yang menyatakan bahwa datangnya di antara sepuluh akhir ramadhan. Di riwayatkan ahmad, dari abduloh bin umar "Rosululloh saw bersabda, Barang siapa yang ingin menjumpai malam lailatul qadar maka hendaklan mencarinya pada tanggal 27 (HR.AHMAD) Namun ada juga hadist yang menyatakan bahwa malam lailatul qadar tersebut datangnya yaitu pada 10 malam terakhir bulan puasa ramadhan, sebagaimana yang di riwayatkan oleh bukhori dan mulim yaitu :

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.”

Meski dallam hal ini terdapat beberapa ulama yang berbeda pendapat, pendapat yang paling bisa di percaya yaitu datangnya pada malam-malam ganjil seperti malam tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29.

Maka jika demikian, alangkah baiknya jika ramadhan telah memasuki tanggal 20 untuk meningkatkan berbagai amalan-amalan seperti shalat malam, memperbanyak doa, dzikir, shalat, i'itikaf di mesjid serta yang lainnya, alangkah baiknya juga jika hal seperti ini di lakukan sejak awal puasa, karena allah swt adalah yang maha tahu tehadap semua amalan hambanya.

Lalu bagai mana cara kita bisa mengetahui malam malam lailatul qadar itu tiba, dalam hal ini rosullulloh saw telah memberikan gambaran kepada umat nya yang di antaranya yaitu :

1. لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi)

2. هِىَ اللَّيْلَةُ الَّتِى أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِقِيَامِهَا هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا.

“Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.” (HR. Muslim)

3. Pada malam lailatul qadar udara dan suasana sangat sejuk dan tenang, tidak dingin dan juga tidak panas karana pada malam tersebut malaikat menurunkan ketenangan kepada setiap orang serta kelezatan dalam ibadah.

Dengan keiimewaan yang di miliki pada malam lailatul qadar, sehingga di anjurkan kepada aiapa saja untuk mencari malam lailatul qadar dengan cara melaksanakan segala hal yang di sunnahkan selama ramadhan mulai dari membaca al-qur'an dan lain sebagainya terutama menjaga kesempurnaan puasa ramadhan di siang hari atau malam harinya. Sebab tidak mungkin allah swt memberikan sesuatu keunggulan kepada seseorang apabila dia tidak tidak bisa taat kepadanya.

Itulah sedikit dari ulasan secara lengkap mengenai lailatul qadar dan hal lainnya. Memang apabila mesti di perjelas lebih jauh sebenarnya masih banyak pembahsan yang berkaitan dengan malam agung ini, akan tetapi rasanya akan tidak mungkin jika semuanya harus di bahas dalam satu halaman, sebab selain cukup panjang juga membutuhkan waktu cukup lama, mudahan-mudaha meskipun cuma sekilas, tetapi bisa memberikan sebuah pelajarang yang berarti.