Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab 2018 1439 H Singkat Tentang Isra Mi'raj

Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab 2018 1439 H Singkat Tentang Isra Mi'raj - Bulan rajab termasuk pada 4 bulan haram atau dengan makna lain di muliakan, di mana ketika datang ke empatnya tersebut umat islam di larang untuk melakukan peperangan dan aktivitas semisalnya serta di anjurkan untuk di isi dengan amal kebaikan mulai dari shadaqah, berdoa hingga puasa sunnah. Kemuliaan bulan rajab tidak hanya sebatas sebuah pandangan yang berasal dari sumber belum terpercaya tetapi di jelaskan langsung dalam salah satu hadits yang menerangkan hal tersebut.

Selain di muliakan karena termasuk salah satu dari empat bulan mulia, pada bulan rajab juga menyisakan sebuh peristiwa besar yang di yakini kebenarannya oleh semua umat islam yaitu isra dan mi'rajnya baginda nabi muhammad saw dan sekaligus ada perintah sholat wajib 5 waktu yang tepat terjadi di bulan ini. Dengan begitu sudah swajarnya apabila memang dari tahun ketahun mayoritas umat islam selalu menghidupkan bulan rajab ini dengan berbagai amal.

Kembali pada pembahasan judul mengenai khutbah jum'at untuk bulan rajab di tahun ini, Banyak sekali tema untuk di jadikan bahan dari pembahsan khutbah di bulan rajab mulai dari kisah isra m'raj, bagaimana perjalanannya, keutamaan bulan rajab, amalan, puasa rajab serta masih banyak lagi yang lainnya. Sehingga rasanya cukup mudah bagi seorang khotib mengambil pokok embahasan di bulan ini sebab banyak sekali yang bisa di bahas, seperti salah satunya tentang isra'miraj yang akan kami bahas di bawah.

Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab  2018 1439 H Singkat Tentang Isra Mi'raj

Mengapa harus tentang isra mi'raj atau bulan rajab, karena alangkah baiknya apabila pembahasan khutbah atau dakwah mengambil pokok pembahasan sesuai dengan keadaan, tujuannya supaya lebih mudah di tangkap dan di pahami para jamaah yang mendengarkan, serta apabila ada anjuran ibadah, akan menjadi pengingat bagi umat yang lupa seperti halnya pada khutbah idul fitri dan khutbah lainnya, nah untuk isi contooh dari khutbah rajab silahkan simak langsung di bawah ini dengan cermat.

Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab Tentang Isra Mi'raj

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اله إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أمَّا بَعْدُ فَيَاعِبَادَ الله أُوْصِيْكُم وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ ، فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Isra mi'raj merupakan peristiwa yang sangat mengagumkan dan luar luar biasa yang harus di percayai kebenarannya. Rasio saja kiranya tidak akan mampu menjangkau terjadinya peristiwa yang menakjubkan itu, tanpa keimanan terhadap peristiwa yang di alami nabi muhammad saw tersebut, peristiwa itu telah di jelaskan dalam al-qur'an surat al-isra ayat 1

Artinya : Maha suci allah yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari masjidil haram ke masjidil aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran kami, sesungguhnya
dia adalah maha mendengar lagi maha melihat (QS.Al-Isra : 1)


Allah telah memilih nabi muhammad sebagai seorang rosul yang paling agung di antara para rosul-rosul sebelumnya, dan allah menadikan umatnya yang terbaik di antara umat-umat yang lain. Banyak keistimewaan yang di anugrahkan oleh allah swt kepada nabi muhammad saw dan umatnya. Di antara peristiwa yang sangat besar dan mengagumkan itu adalah peristiwa isra mi'raj nabi muhammad saw. Dalam sejarah islam di jelaskan bahwa itu di mulai dari masjidil haram di mekah menuju ke masjidil aqsha di jerussalem (palestina) pada malam hari. Selanjutnya perjalanan beliau di lnajutkan ketujuh langit hingga ke sidratul muntaha, di teruskan ke mustawa, sebuah tempat yang tidak bisa di jangkau oleh kecanggihan teknologi mana pun, suatu tempat yang tidak di ketahui hakikatnya oleh siapapu kecuali nabi saw. Bersama allah swt kemudian beliau kembali ke masjidil haram pada malam itu juga, pada malam itu allah swt menampakan cahaya di hadapan rosululloh saw seraya melimpahkan samudera karunia dan kenikmatannya dalam tempo yang sangat singkat.

Hadirin Yang Di Berkahi Allah

Untuk mengetahui terjadinya peristiwa yang menakjubkan itu, kiranya dapatlah kita simak riwayat berikut. Imam bukhari meriwayatkan dari qatadah, dari anas bin malik, dari malik bin sha'sha'ah, bahwa nabi muhammad saw menceritakan kepada mereka mengenai malam beliau di isra'kan, beliau bersabda, Pada waktu itu aku berada di hathim atau menurut riwayat lain beliau bersabda-di al-hijr dalam keadaan berbaring tiba-tiba aku kedatangan seorang malaikat, perawi hadist berkata, beliau bersabda, Dia (malaikat) itu membelah apa yang ada di antara ini dan ini. Aku berkata kepada al-jarud, sampai dua buah sisibeliau maksudkan?, Dia berkata, mulai dari lekukan dadanya sampai dengan rambutnya(dibawah perut), Sabda beliau, kemudian ia mengeluarkan hatiku, aku di bawakan sebuah ember emas yang di penuhi keimanan, dengannya hatiku di cuci lalu di kembalikan.

Selanjutnya aku di bawakan seekor dabbah (binatang) yang lebih kecil sari bighaldan lebih besar dari kedelai yang berwarna serba putih, Al-jarud berkata kepada anas, binatang itu adalah buraq, hai aba hamzah, anas berkata, ya, Dia meletakan langsung pada tempat terjauh dari penglihatannya. Aku di naikan ke atasnya, lalu malaikat jibril membawaku berangkat, sehingga sampai pada langit dunia dan mengetuk. Di katakan, siapa ini? dia berkta, jibril, . di tanya lagi kamu bersama siapa?, jibril menjawab, muhammad, di katakan, apakah dia telah di utus?, jibril menjawab, ya, di katakan lagi, selamat atas kedatangannya, sebaik-baik yang datang telah tiba, lalu di bukalah pintu langit, ketika aku masuk, tiba-tiba ada nabi adam as, jibril memberi salam kepadanya, dan akupun menyampaikan salam padanya, dia lalu menjawab salam dan berkata, selamat salam anak sleh dan nabi yang saleh.

lalu jibril terus membawaku naik sampainya pada langit kedua, dia mengetuk, ditanyakan, siapa ini? dia menjawab, jibril, di katakan lagi, siapa yang datang bersamamu? dia menjawab, muhammad, di katakan, apakah dia telah di utus? Dia menjawab, ya, di katakan, selamat atas kedatangannya, sebaik-baik yang datang telah tiba, lalu di bukakanlah pintu langit kedua untuk kami, ketika kami memasukinya, tiba-tiba di sana ada yahya dan isa, jibril berkata, ini adalah yahya dan isa, dia memberi salam padanya dan akupun padanya pula, mereka berdua menjawab dan berkata selamat datang saudaraku yang saleh dan nabi yang saleh.

Kemudian jibril membawaku naik ke langit ke tiga, dia mengetuk, ditanyakan, siapa ini? dia menjawab, jibril, di katakan lagi, siapa yang datang bersamamu? dia menjawab, muhammad, di katakan, apakah dia telah di utus? Dia menjawab, ya, di katakan, selamat atas kedatangannya, sebaik-baik yang datang telah tiba, lalu di bukakanlah langit ke tiga, dan setelah memasukinya tiba-tiba di sana ada nabi yusuf, jibril berkata, ini adalah yusuf, dia memberi salam padanya dan akupun padanya pula, lalu ia menjawab dan berkata selamat datang saudaraku yang saleh dan nabi yang saleh.

Hadirin Yang Di Berkahi Allah

Terus nabi muhammad saw di bawa oleh malaikat ibril naik kelangit ke empat di sana mereka berdua di pertemukan dengan nabi idris, dan di langit ke lima di pertemukan dengan nabi harun, lalu di langit ke enam di pertemukan dengan nabi musa, namun ketika nabi akan menganjak pergi bersama jibril nabi musa menangis, lalu padanya di tanyakan, apa yang membuatmu menangis?
dia berkata, aku menangis karena seorang anak muda yang di utus sesudahku, umatnya masuk surga lebih banyak dari pada umatku.

Selanjutnya nabi beranjak ke langit ketujuh bersama malaikat jibril, lalu bertemu dengan nabi ibrahim as, jibril berkata, ini adalah bapak mu, mereka berdua pun memberi salam dan nabi ibrahim pun menjawabnya. Kemudian nabi muhmmad di bawa ke sidratul muntha, jibril berkata ini adalah sidratul muntaha, di sana terdapat empat buah sungai, dua buah sungai bathin dan dua buah sungai zhahir, Aku (nabi) bertanya, apa ini hai jibril, dia berkata, dua sungai bathin itu adalah dua sungai di surga dan dua sungai zhahir adalah sungai nil dan efrat.

Kemudian nabi di naikan ke baitul makmur, pada setiap harinya ada tujuh puluh ribu malaikat memasukinya, kemudian di datangkan kepadaku piala berisi khamar, piala berisi susu dan piala berisi madu. Aku memilih susu, lalu jibril berkata, Dia adalah fithrah, kamu dan umatmu berada padanya.

Hadirin Yang Di Berkahi Allah

Bagian terakhir yang merupakan puncak tertinggi dari perjalanan isra' dan mi'raj nabi muhammad saw adalah menghadap pada wajah allah robbul jali. Kiranya dapat kita ilustrasikan bahwa di dalam sebuah perjalanan kehormatan yang sangat penting, biasanya di akhiri dengan suatu peristiwa yang sangat mantap di dalam hati sanubari yaitu menghadap (audence) kepada kepala negara dari negeri yang di kunjung, sebagai pemegang puncak kekuasaan dalam negeri tersebut. Demikian pula perjalanan nabi muhammad saw yang sangat misterius dan monumental yang sangat tinggi nilainya, maka peristiwa tersebut di akhiri dengan peristiwa puncak dari segalanya, yaitu audence menghadap secara langsung kepada allah swt, yang maha tinggi lagi maha agung,
di suatu tempat yang paling luhur yang di namakan dengan sidratul muntaha, di dalam selubung suasana suci dalam lautan cahaya keagungan ilahi yang tidak di ketahui tempat dan waktunya, pertemuan yang sakral dan penuh syahdu antara rosul terkasih muhammad saw bersama tuhannya allah robbun jali. rosul di beri kesempatan melihat allah swt menurut cara di suatu tempat dan situasi yang tidak bisa di gambarkan oleh manusia yang hanya di ketahui oleh rosul sendiri bersama allah swt, Dalam dialog suci dengan tuhannya itu beliau menerima perintah shalat lima waktu dalam sehari semalam. Perintah shalat ini berbeda dengan perintah ibadah-ibadah yang lainnya, karena shalat di terima oleh belaiu secara langsung dari allah swt dalam suasana suci, sakral dan sangat agung.

Hadirin Yang Di Berkahi Allah

Perintah terbesar nabi yang di terima secara langsung dari allah swt adalah shalat lima waktu yang merupakan tiang agama yang kokoh. Ketika shalat lah seorang mukmin menghadap kepada allah, bermunajat, memohon dan menjalin hubungan intensif.

Nabi saw bersabda "sesungguhnya allah memerintahkan kamu shalat, oleh sebab itu, ketika kamu shalat, janganlah kamu menoleh. Sesungguhnya allah menghadapkan wajahnya kepada wajah-wajah hambanya yang sedang shalat selama ia tidak memalingkan wajahnya (HR.Imam Ahmad Dan Tirmidzi)

Kemudian rosululloh saw kembali ke makah pada malam itu juga dan setelah subuh, beliau menceritakan peristiwa yang baru saja di alaminya semalam, sebuah cerita yang mengejutkan dan mencengangkan semua pihak. Bahkan bagi yang telah berimanpun cerita itu menjadi ujian yang amat berat antara mempercayainya atau tidak. Karena perjalanan itu di luar jangkauan akal pikiran mereka, jika bukan iman yang di kedepankan untuk mempercayainya. Bagi umat-umat kafir cerita itu semakin membuat kedurhakaan
pendustaan dan kekapiran mereka. Karena biasanya mereka menempuh perjalanan ke baitul maqdis selama pulang pergi memakan waktu dua bulan, oleh sebab itu apa yang di sampaikan nabi muhammad itu menambah kebencian, kedurhakaan dan kedutaan mereka. Sedang abu bakar apapun yang di dengar dari rosululloh saw ia langsung membenarkan dan meyakini kebenarannya dengan sepenuh hati sehingga dia mendapatkan julukan Abu Bakar As-Shiddiq.

Hadirin Yang Di Berkahi Allah

Demikian khutbah yang saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini, mudah-mudahan allah swt senantiasa melimpahkan taufiq dan hidayahnya kepada kita,mengokohkan iman kita hingga akhir hayat, dan mengumpulkan kita kepada golongan para kekasihnya allah..Amiiinnn....

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ والذِّكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Jika memang merasa tertarik ingin menggunakan khutbah jum'at bulan rajab di atas maka silahkan salin dan baca terlebih dahulu serta pahami apa saja yang terkandung dalam pembahasan di dalamnya. Agar ketika nanti di sampaikan lebih mudah menjelaskannya sehingga memungkinkan bisa lebih cepat juga di tangkap oleh jamaah. Itulah pembahasan dari contoh khutbah jum'at bulan rajab 2018 1439 h singkat tentang isra mi'raj pdf keutamaan bahasa jawa akhir nu minggu ini dan lain sebagainya.